Berita Tapak

Hutan Kemasyarakatan untuk Ekonomi Mandiri

14 Juli 2016, dibaca 17 kali.

Biro Humas Kementerian LHK, Yogyakarta :  Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis (14/7). Wilayah Hutan Kemasyarakatan (HKm) Kalibiru, Kecamatan Kokap, Kabupaten Kulon Progo menjadi destinasi pertama kunjungan Menteri LHK kali ini. Dengan didampingi oleh Dirjen Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan (PKTL) San Afri Awang, Dirjen Pengelolaan DAS dan Hutan Lindung (PDASHL) Hilman Nugroho dan Dirjen Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan (PSKL) Hadi Daryanto, Menteri LHK Siti Nurbaya melakukan diskusi bersama kelompok masyarakat penggerak HKm di Kabupaten Kulon Progo. Turut hadir Bupati Kulon Progo Hasto Wardoyo beserta jajarannya serta perwakilan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian LHK di wilayah Yogyakarta.

Kalibiru termasuk salah satu tujuan wisata yang dikenal sebagai kawasan Desa Wisata yang ada di Kulon Progo. Salah satu daya tarik wisata ini adalah terbentangnya alam pegunungan yang asri dan hijaunya hutan. Pembangunan wisata alam ini dilakukan sebagai salah satu bentuk pemanfaatan jasa lingkungan (jasling) atas dasar Izin Pemanfaatan Hutan Kemasyarakatan yang diperoleh kelompok-kelompok pengelola hutan atas kepercayaan yang diberikan pemerintah kepada masyarakat di sekitar hutan. Kawasan wisata alam ini dibangun atas inisiatif masyarakat sekitar hutan yang ingin agar hutan tersebut tetap tumbuh hijau dan lestari. HKm Kalibiru dikelola oleh 7 (tujuh) Kelompok Tani Hutan (KTH) yaitu KTH Hutan Mandiri, KTH Suko Makmur, KTH Rukun Makaryo, KTH Nuju Makmur, KTH Taruna Tani, KTH Sido Akur dan KTH Mangger Rejo yang kemudian bergabung dalam Paguyuban Kelompok Tani Mandiri.

Salah satu kebijakan pemerintah di sektor lingkungan hidup dan kehutanan saat ini dengan menitikberatkan pada alokasi sumber daya alam untuk rakyat. Terkait hal ini, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mendorong adanya keadilan akses supaya akses masyarakat kepada hutan menjadi lebih mudah.