Kasus Kayu Ilegal Asal Papua Barat Siap Disidang

  12 APR 2019


Jakarta, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Kamis, 11 April 2019. Dua perusahaan terkait 81 kontainer dan 1.100 meter kubik kayu ilegal asal Papua yaitu CV ATI dan CV CV STI akan segera disidangkan, setelah Ditjen Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan KLHK menerima dua surat dari Kejaksaan Agung tertanggal 4 April 2019 (No B/808/E.4/Epk/04/2019 dan No B/809/E.4/Epk/04/2019) yang menyatakan dua berkas perkara itu tersebut telah lengkap (P21) dan dilanjutkan dengan penyerahan tersangka & barang bukti (Tahap II) pada tanggal 8 April 2019 di Sorong, Papua Barat. CV ATI dan CV STI – dua perusahaan tersebut– adalah pemain besar kayu ilegal di Papua Barat. Tersangka dari kasus ini adalah HBS alias MH anak Parman.

Keberhasilan para penyidik ini dalam menyelesaikan berkas perkara dengan cepat dan tepat waktu merupakan bagian dari akuntabilitas dan tanggung jawab Ditjen Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan KLHK kepada publik dan negara.

Berita selengkapnya disini



Kasus Kayu Ilegal Asal Papua Barat Siap DisidangKasus Kayu Ilegal Asal Papua Barat Siap DisidangKasus Kayu Ilegal Asal Papua Barat Siap DisidangKasus Kayu Ilegal Asal Papua Barat Siap DisidangKasus Kayu Ilegal Asal Papua Barat Siap DisidangKasus Kayu Ilegal Asal Papua Barat Siap Disidang




Anda dapat memberikan komentar pada berita setelah menjadi member situs ini.
Sudah bergabung? silahkan login disini
Belum menjadi member? Silahkan daftar disini