Manfaatkan Revolusi Industri 4.0, KLHK Pacu Pengembangan HHBK dan Jasa Lingkungan

  10 MAY 2019


Jakarta, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Jumat, 10 Mei 2019. KLHK mendorong komitmen dan totalitas dari seluruh stakeholders untuk terus menggali dan mengembangkan Multi Usaha Kehutanan Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) dan Jasa Lingkungan (Jasling) seiring dengan perkembangan zaman revolusi industri 4.0. HHBK dan Jasling merupakan 95% dari potensi hutan kita yang belum dioptimalkan pemanfaatannya padahal potensinya bersinggungan langsung dengan perekonomian masyarakat di dalam dan sekitar hutan.

"Seiring dengan perkembangan zaman revolusi industri 4.0, HHBK dan Jasling dapat menjadi salah satu industri multi bisnis kehutanan yang terintegrasi dari hulu sampai hilir dan menjadi salah satu tulang punggung baru perekonomian Indonesia dengan tetap melibatkan masyarakat sebagai pelaku utama," ujar Menteri LHK, Siti Nurbaya saat membuka kegiatan Kick Off Pengembangan Multiusaha Hasil Hutan Bukan Kayu dan Jasa Lingkungan, dengan tema “Pengembangan Usaha Hasil Hutan Bukan Kayu dan Jasa Lingkungan Berbasis Masyarakat Menuju Revolusi Industri 4.0” di Auditorium Soejarwo Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta, (10/5/2019).

Berita selengkapnya disini



Manfaatkan Revolusi Industri 4.0, KLHK Pacu Pengembangan HHBK dan Jasa LingkunganManfaatkan Revolusi Industri 4.0, KLHK Pacu Pengembangan HHBK dan Jasa LingkunganManfaatkan Revolusi Industri 4.0, KLHK Pacu Pengembangan HHBK dan Jasa LingkunganManfaatkan Revolusi Industri 4.0, KLHK Pacu Pengembangan HHBK dan Jasa LingkunganManfaatkan Revolusi Industri 4.0, KLHK Pacu Pengembangan HHBK dan Jasa LingkunganManfaatkan Revolusi Industri 4.0, KLHK Pacu Pengembangan HHBK dan Jasa LingkunganManfaatkan Revolusi Industri 4.0, KLHK Pacu Pengembangan HHBK dan Jasa Lingkungan




Anda dapat memberikan komentar pada berita setelah menjadi member situs ini.
Sudah bergabung? silahkan login disini
Belum menjadi member? Silahkan daftar disini