KLHK Tuntut Pelaku Perusak Hutan Lindung Lubuk Besar Bangka dengan Pidana Berlapis

  28 JUN 2020

Pertama kali penyidik KLHK menerapkan penegakan hukum pidana multidoor atau pidana berlapis terhadap AZ (44), pelaku perambahan dan perusakan lingkungan dikawasan Hutan Lindung (HL) Lubuk Besar Bangka Tengah dengan mengggunakan Undang-Undang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan (PPLH) serta Undang-undang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan (P3H). AZ akan disidangkan atas tindak pidana perusakan lingkungan hidup berdasarkan Undang-undang perlindungan lingkungan hidup dan tindak pidana pertambangan tanpa izin dikawasan hutan berdasarkan Undang-Undang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan. 

Kepala Penyidik Tindak Pidana Perambahan Hutan Gakkum KLHK Supartono mengatakan bahwa tersangka AZ disidik oleh Penyidik "Direktorat Penegakan Hukum Pidana KLHK. Barang bukti dan tersangka AZ terkait pertambangan ilegal kawasan hutan telah diserahkan kepada Kejaksaan Agung dan Kejari Bangka Tengah pada tanggal 4 Juni 2020. Untuk itu kasus, Sdr. AZ segera akan disidangkan," katanya.




KLHK Tuntut Pelaku Perusak Hutan Lindung Lubuk Besar Bangka dengan Pidana BerlapisKLHK Tuntut Pelaku Perusak Hutan Lindung Lubuk Besar Bangka dengan Pidana BerlapisKLHK Tuntut Pelaku Perusak Hutan Lindung Lubuk Besar Bangka dengan Pidana Berlapis




Anda dapat memberikan komentar pada berita setelah menjadi member situs ini.
Sudah bergabung? silahkan login disini
Belum menjadi member? Silahkan daftar disini