Satgas Udara Gunakan 26 Pesawat Untuk Kendalikan Kebakaran Hutan dan Lahan

  11 OCT 2017

Jakarta, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Rabu, 11 Oktober 2017. Dalam pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), selain dilakukan melalui pemadaman darat, juga lewat operasi udara oleh Satuan Tugas (Satgas) Udara. Satgas Udara terdiri dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), TNI Angkatan Udara, dan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).

Selama 2017, dukungan operasi udara melibatkan 26 unit pesawat untuk water bombing dan teknologi modifikasi cuaca (TMC). Pesawat yang digunakan Satgas Udara, yakni jenis Kamov kapasitas 5.000 liter, Sikorsky 61 dan MI kapasitas 4.000 liter, Bell kapasitas 3.000 liter dan Bolcow kapasitas 0,6 ton.

Menurut laporan Posko Pengendalian Kebakaran Hutan Dan Lahan KLHK, per tanggal 11 Oktober 2017, telah dilakukan water bombing sebanyak 82.560.650 liter dan penyemaian garam 181,44 ton untuk TMC di seluruh Indonesia.

Berita selengkapnya disini



Satgas Udara Gunakan 26 Pesawat Untuk Kendalikan Kebakaran Hutan dan LahanSatgas Udara Gunakan 26 Pesawat Untuk Kendalikan Kebakaran Hutan dan LahanSatgas Udara Gunakan 26 Pesawat Untuk Kendalikan Kebakaran Hutan dan LahanSatgas Udara Gunakan 26 Pesawat Untuk Kendalikan Kebakaran Hutan dan Lahan




Anda dapat memberikan komentar pada berita setelah menjadi member situs ini.
Sudah bergabung? silahkan login disini
Belum menjadi member? Silahkan daftar disini