Manggala Agni Ciptakan Inovasi Baru Untuk Pencegahan Karhutla di Lahan Gambut

  14 NOV 2017

SIARAN PERSNomor : SP. 346 /HUMAS/PP/HMS.3/11/2017


Jakarta, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Selasa, 14 November 2017. 

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dengan Brigade Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan – Manggala Agni melakukan berbagai aksi pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dalam menghadapi berbagai kendala di lapangan, Manggala Agni terus melakukan inovasi untuk mencari solusi lain dalam menangani kendala tersebut.

Hingga saat ini, terdapat sebanyak 1.980 anggota Manggala Agni yang tersebar di 37 daerah operasi. Setiap daerah operasi (daops) memiliki kendala dan tantangan yang berbeda-beda dalam menjalankan tugasnya, misalnya seperti dihadapkan pada kebakaran di lahan gambut.

Hal tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi Manggala Agni dimana sumber api tidak bisa dilihat secara langsung di atas permukaan tanah, melainkan di bawah permukaan (underground fire).

Menghadapi kondisi seperti itu, Manggala Agni Daops Labuan Batu, Sumatera Utara berinovasi dengan menciptakan peralatan pemadaman baru khusus di lahan gambut. Manggala Agni Daops Labuan Batu memodifikasi nozzle untuk menyemprotkan air di lahan gambut yang diberi nama “Bornop Nozzle”.

Berita selengkapnya, klik di sini



Manggala Agni Ciptakan Inovasi Baru Untuk Pencegahan Karhutla di Lahan GambutManggala Agni Ciptakan Inovasi Baru Untuk Pencegahan Karhutla di Lahan Gambut




Anda dapat memberikan komentar pada berita setelah menjadi member situs ini.
Sudah bergabung? silahkan login disini
Belum menjadi member? Silahkan daftar disini