Sekjen KLHK Menerima Lencana Melati Pramuka

  15 AUG 2019

Nomor: SP. 315/HUMAS/PP/HMS.3/8/2019

Jakarta, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Rabu, 14 Agustus 2019.
Presiden Republik Indonesia Joko Widodo menyematkan tanda penghargaan Lencana Melati kepada Sekjen KLHK Bambang Hendroyono selaku Ketua umum Pimpinan Saka Wanabakti dan Saka Kalpataru tingkat Nasional. Penghargaan tersebut diberikan saat puncak peringatan HUT Pramuka ke-58 yang bertempat di Lapangan Utama Bumi Perkemahan Cibubur (14/8).

Kakak Bambang Hendroyono aktif sejak berdirinya Saka Wanabakti, mulai di daerah sebagai pamong dan instruktur Krida Guna Wana sampai di pusat sebagai Pimpinan Saka dan Mabi Saka. Saat ini Kakak Bambang menjabat sebagai Ketua Umum Pimpinan Saka Wanabakti dan Saka Kalpataru tingkat Nasional.

Lencana Melati merupakan lencana jasa yang diberikan sebagai tanda penghargaan kepada anggota dewasa di dalam dan di luar Gerakan Pramuka yang dianggap memiliki jasa dan pengabdian yang luar biasa bagi kepentingan Gerakan Pramuka.

Pramuka sendiri merupakan singkatan dari Praja Muda Karana, yang memiliki arti Orang Muda yang Suka Berkarya. Gerakan Pramuka adalah satu-satunya organisasi kepanduan yang ditugaskan menyelenggarakan pendidikan kepanduan bagi anak-anak dan pemuda Indonesia.

Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka, Budi Waseso, dalam laporannya mengucapkan terima kasih kepada Kementerian LHK yang telah menginisiasi dan melakukan upaya dalam mengurangi sampah plastik. Semangat pengurangan sampah plastik tersebut juga dipraktikkan pada acara ini dimana tidak ada kemasan plastik yang dibagikan kepada peserta. Tiap peserta dibagikan botol minum guna ulang (tumbler) sebagai wadah yang digunakan untuk mengambil minum pada galon air minum yang tersedia.

“Upaya pengurangan sampah plastik bukan sekedar formalitas", ujar Budi dalam laporannya.

Peringatan hari Pramuka kali ini mengambil tema "Gerakan Pramuka Bersama Segenap Komponen Bangsa Siap Sedia Membangun Keutuhan NKRI". Presiden Joko Widodo turut menyinggung tema ini dalam pidatonya.

“Tema ini sangat dekat untuk menyikapi situasi dan dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara saat ini. Maraknya berbagai permasalahan yang kita hadapi dari penyalahgunaan narkoba, masih adanya tawuran, masih adanya sikap intoleransi dan media sosial yang penuh hoax dan pornografi dan ujaran kebencian”, ujar Presiden.

Puncak peringatan HUT Gerakan Pramuka ke-58 di Bumi Perkemahan Cibubur ini dihadiri oleh Presiden Joko Widodo selaku Ketua Majelis Pembimbing Nasional Gerakan Pramuka sekaligus sebagai Pembina Upacara. Peserta upacara adalah pramuka penggalang, penegak dan pandega serta para pembina pramuka utusan Kwartir Daerah Jakarta, Banten dan Jawa Barat.

Selain itu, ada utusan 11 Satuan Karya (Saka) Pramuka yaitu Bahari, Bakti Husada, Wanabakti, Taruna Bumi, Bhayangkara, Dirgantara, Kalpataru, Pariwisata, Kencana, Widya Budaya Bhakti dan Wirakartika.

Penanggung jawab berita:
Kepala Biro Hubungan Masyarakat
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan
Djati Witjaksono Hadi - 081977933330