17 Kota Resmi Terapkan Kantong Plastik Berbayar

  05 MAR 2016

Nomor : S.162/HUMAS/PP/HMS.3/3/2016

Biro Humas Kementerian LHK, Makassar, Sabtu, 5 Maret 2016. Sebanyak 17 Walikota menandatangani komitmen bersama untuk melaksanakan sosialisasi dan uji coba penerapan kantong plastik berbayar pada usaha ritel modern saat peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) di Gedung Celebes Convention Center Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (5/3). Komitmen bersama tersebut ditandatangani juga oleh Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO) dan disaksikan oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo dan Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga. 17 kota tersebut adalah: Ambon, Balikpapan, Banjarmasin, Bogor, Kendari, Makassar, Malang, Medan, Tangerang, Tangerang Selatan, Banda Aceh, Bandung, Depok, Jayapura, Pekanbaru, Semarang dan Surabaya. Uji coba gelombang kedua selanjutnya akan diikuti oleh 23 Kabupaten/Kota se-Sulawesi Selatan.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mengeluarkan kebijakan kantong plastik berbayar yang diujicobakan di 23 kota hingga bulan Juni 2016. Kebijakan tersebut diambil mengingat persoalan sampah khususnya sampah plastik di Indonesia terhitung serius. Plastik merupakan bahan yang tidak mudah terurai secara alami sehingga mencemari dan merusak ekosistem tanah dan air. Sampah plastik juga menjadi salah satu penyebab tersumbatnya aliran sungai, menghambat transportasi laut karena sering melilit propeller kapal, bahkan mencemari ekosistem laut dalam bentuk micro plastic yang mengganggu kehidupan biota laut. Berdasarkan penelitan yang dipimpin oleh Jena R. Jambeck dari Universitas Georgia (http://plasticbank.org/prevent-ocean-plastic/ diakses 1 Juni 2015) menyatakan bahwa Indonesia berada dalam peringkat kedua dunia sebagai penyumbang sampah plastik ke laut.

Menteri LHK Siti Nurbaya menyampaikan, peringatan Hari Peduli Sampah Nasional di Makassar ini merupakan rangkaian kegiatan yang bertujuan untuk membangun kesadaran kolektif bersama (pemerintah, masyarakat dan dunia usaha) bahwa jika sampah tidak dikelola dengan baik dan benar maka sampah tidak akan mendatangkan manfaat, melainkan akan menimbulkan bencana bagi kita semua. “Hari Peduli Sampah Nasional menjadi momentum yang tepat untuk merevolusi mental bangsa kita menuju Indonesia Bersih 2020”, ujar Menteri Siti Nurbaya. Apresiasi diberikan oleh Menteri Siti Nurbaya kepada 1.024 komunitas pada 145 kabupaten dan berbagai aktivis lingkungan yang dengan semangat bergotong royong melakukan kebersihan.

Pada kesempatan tersebut, Menteri Siti Nurbaya juga memberikan penghargaan inisiatif produsen sektor manufaktur dan retail dalam pengurangan sampah dan melaksanakannya secara berkelanjutan, yaitu Superindo, Tetra Pak, Aqua dan Body Shop. Menteri Siti Nurbaya menyampaikan bahwa penerapan kantong plastik berbayar sudah banyak diterapkan di berbagai Negara diantaranya 31 negara di Eropa, 18 negara di Afrika, 7 negara di Amerika dengan 132 kota di Amerika Serikat, 12 kota di Australia, dan 14 negara di Asia. Oleh karena itu Menteri Siti Nurbaya menganjurkan masyarakat untuk lebih bijak dalam berbelanja dengan membawa kantong belanja sendiri dibanding menggunakan kantong plastik sebagai bentuk gaya hidup ramah lingkungan.

Selain penghargaan inisiatif produsen, Menteri Siti Nurbaya dan Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga melaunching Integrasi Bank Sampah dengan Kampung UKM Lingkungan Hidup Digital. Bank sampah adalah sebuah gerakan pengelolaan sampah berbasis budaya karena didalamnya terdapat proses pemilahan sampah dan berujung pada memberikan hasil yang bernilai ekonomi. Menurut Menteri Siti Nurbaya, pertumbuhan bank sampah di Indonesia cukup pesat. Pada Desember 2014 tercatat 2.880 bank sampah di seluruh Indonesia dimana 110 unit bank sampah terdapat di Makassar. Pada November 2015 sebanyak 3.900 bank sampah dan di Makassar hampir 300 unit. Melalui integrasi ini, bank sampah ditingkatkan menjadi UKM Lingkungan Hidup Digital.

Penanggung jawab berita:
Kepala Biro Humas Kementerian LHK, Novrizal, HP. 0818432387


Unduh File:


17 Kota Resmi Terapkan Kantong Plastik Berbayar