RIMBAWAN MUDA SE-ASIA PASIFIK PEDULI LINGKUNGAN DAN HUTAN

  15 MAY 2017

SIARAN PERS
Nomor : SP.106/HUMAS/PP/HMS.3/05/2017

Bogor, Biro Humas Kementerian LHK, Senin 15 Mei 2017. Generasi muda merupakan sumber daya manusia yang sangat potensial sebagai kader lingkungan hidup dan kehutanan. Melalui kegiatan The 4th Asia-Pasific Regional Meeting (APRM), yang diselenggarakan oleh International Forestry Student Association Local Committee Institut Pertanian Bogor (IFSA-LC IPB), di Kampus IPB Bogor (15/052017), kurang lebih 150 orang mahasiswa kehutanan se-Asia Pasifik berkumpul untuk menyampaikan sumbangsih pemikiran bagi penyelesaian masalah-masalah lingkungan dan kehutanan di dunia, khususnya regional Asia Pasifik.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) sangat mengapresiasi kegiatan APRM, hal ini disampaikan oleh Staf Ahli Menteri Bidang Ekonomi Sumber Daya Alam, Dr. Agus Justianto, yang mewakili Menteri LHK sebagai Keynote Speech dalam pembukaan APRM. “Hutan menyediakan air dan udara untuk kebutuhan pertanian, dan sebagai sumber energi untuk saat ini dan masa yang akan datang. Hutan juga berkontribusi dalam menyediakan jasa lingkungan, sumber bahan pangan, serta obat-obatan”, tutur Agus. 

Mengenai tema “Forest Value Toward Sustainable Development Goals (SDGs)” yang diusung kali ini, Agus Justianto menjelaskan bahwa hutan berkontribusi sangat banyak terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya Tujuan 1: Tanpa kemiskinan; Tujuan 2: Tanpa kelaparan; Tujuan 3: Kehidupan sehat dan sejahtera; Tujuan 5: Kesetaraan gender; Tujuan 9: Industri, inovasi, dan infrastruktur; Tujuan 14: Kehidupan di air, dan Tujuan 15: Kehidupan di daratan.

“Pemanfaatan hutan dapat menjadi peluang mata pencaharian untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat, dan mendukung ketahanan pangan untuk keberlangsungan hidup manusia”, Agus menambahkan. 

Pentingnya peran hutan dalam pencapaian SDGs ini juga melatarbelakangi penyusunan Rencana Strategis Kehutanan (Strategic Plan on Forest) oleh PBB, yang berisi enam tujuan (Global Forest Goals). Agus berpesan agar para delegasi sebagai rimbawan muda dapat mendukung terlaksananya pengelolaan hutan yang lestari sebagai pencapaian SDGs.

APRM merupakan kegiatan tahunan IFSA sebagai ajang diskusi dan promosi kegiatan IFSA regional. Tahun ini, Indonesia menjadi tuan rumah pelaksanaan APRM, setelah sebelumnya dilaksanakan di Jepang dan Korea Selatan. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 15-21 Mei Tahun 2017, dengan agenda kuliah umum dari Guru Besar Fakultas Kehutanan IPB, studi lapangan ke hutan pendidikan Gunung Walat, seminar, dan kunjungan ke Desa Budaya di Sindang Barang, Bogor.(***)

Penanggung jawab berita:
Kepala Biro Humas Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, 
Djati Witjaksono Hadi – 081375633330