Dukung Kebhinekaan dan Keragaman Hayati Indonesia, KLHK Perkuat Kerjasama Bidang Lingkungan Hidup dan Kehutanan

  11 JAN 2018


Nomor : SP. 012/HUMAS/PP/HMS.3/01/2018

Manado, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Kamis, 11 Januari 2018. Sebagai bentuk dukungan terhadap upaya Presiden Joko Widodo dalam menjaga kebhinekaan dan keragaman di Indonesia, KLHK memperkuat kerjasama bidang lingkungan dan kehutanan dengan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).

Disampaikan Menteri LHK, Siti Nurbaya, selama hampir dua tahun Presiden keliling Indonesia untuk menjaga kebhinekaan dan keanekaragaman, dan KLHK perlu memberikan dukungan yang konkrit terkait hal ini. 

"Dari sisi kita (LHK), keragaman itu bisa didekati dari ekosistem, yaitu keragaman ekosistem, dan kebhinekaan ekosistem, yaitu kesatuan antara ekosistem ekologis dan ekosistem sosial. Dengan demikian, kita memperkuat langkah-langkah Presiden untuk memperkuat keanekaragaman Indonesia", kata Siti Nurbaya.

Bertempat di Balai Penelitian dan Pengembangan LHK (BP2LHK) Manado, KLHK (11/01/2018), Menteri Siti Nurbaya menyaksikan penandatanganan dua Perjanjian Kerjasama, yaitu antara BLI KLHK dengan LIPI, Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) dengan LIPI, serta penandatangan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara Ditjen KSDAE dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara tentang Pengelolaan Kawasan Taman Nasional (TN) Bunaken.

Pada kesempatan ini, Menteri Siti Nurbaya juga sekaligus mendampingi kunjungan kerja Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Jan Darmadi. Siti Nurbaya berharap, melalui kunjungan ini, Wantimpres dapat memberikan gambaran lebih jelas kepada Presiden, sebagai bahan pertimbangan lebih lanjut.

"Karena jika sudah ada Wantimpres, mudah-mudahan segala masalah dapat diselesaikan termasuk untuk hal-hal yang konkrit di Sulut", ujar Siti Nurbaya optimis.

Sementara Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Steven O.E. Kandouw sangat mengapresiasi Menteri Siti Nurbaya atas inisiasi kerjasama pengelolaan TN Bunaken. "Kerjasama yang akan dibangun ini merupakan salah satu langkah yang baik untuk pengelolaan kolaboratif kawasan TN Bunaken yang lebih baik. Dan kemajuan ini terjadi di masa kepemimpinan Ibu Siti Nurbaya sebagai Menteri LHK", tuturnya.

Sebagaimana disampaikan Steven, Pemerintah daerah sudah membuka diri untuk mendukung rencana pengelolaan TN Bunaken, khususnya dalam memajukan ekowisata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Mendukung hal ini, Siti Nurbaya juga menyampaikan bahwa, kawasan TN dapat terbuka menjadi bagian dari pengembangan wilayah, dengan tetap menjaga fungsi dan kaidahnya.

"Kerjasama ini memang diperlukan untuk pembangunan daerah, namun kawasan konservasi adalah benteng terakhir kawasan kehutanan, sehingga akses nya perlu diatur sesuai kaidah dan fungsinya", tegasnya.

Sementara, terkait kerjasama inovasi dan penelitian dengan LIPI, Siti Nurbaya berharap, hal tersebut dapat meningkatkan mengangkat performa peneliti KLHK. "Selama ini penemu jenis baru adalah orang asing, sekarang yang menemukan Indonesia, sehingga yang kasih nama juga Indonesia", tutur Siti Nurbaya bangga.

Ditambahkan Siti Nurbaya, potensi keanekaragaman hayati di Indonesia adalah sumber kekayaan alam yang harus dijaga, melalui langkah-langkah yang harus diperkuat dengan kerja dan konkrit di lapangan.

"Di dalam lingkungan, ekosistem besar bersama ekosistem kecil harus berjalan bersama-sama, tidak keluar secara eksploitasi. Kita Indonesia harus memposisikan diri kita menjaga kekayaan alam sebagai menjaga kedaulatan", pesan Siti Nurbaya.

Tidak ketinggalan, Menteri Siti Nurbaya juga mengucapkan terima kasih kepada para kepala daerah lingkup Provinsi Sulawesi, kepala Unit Pelaksana Teknis KLHK, LIPI, dan para peneliti, atas dukungannya selama ini dalam pembangungan bidang LHK.

"Saya juga titip pesan kepada birokrat, saya minta tolong, agar tidak hanya berpikir dari segi administrasi saja, namun bagaimana kita menjaga kesinambungan negara, ataupun kehidupan warga negara, dan menjaga survival (ketahanan) negara", pungkas Siti Nurbaya.(*)

Penanggung jawab berita:
Kepala Biro Humas Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan,
Djati Witjaksono Hadi – 0813756333