Siaran Pers

Tahun 2017, Luas Kebakaran Hutan dan Lahan Menurun 71,5%

22 Oktober 2017 , dibaca 1996 kali.

SIARAN PERS
Nomor: SP. 307/HUMAS/PP/HMS.3/10/2017

Jakarta, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Minggu, 22 Oktober 2017. Intensitas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah tanah air terus menurun dalam dua tahun terakhir, begitu pula dengan luas area yang terbakar. Berdasarkan pemantauan citra satelit yang dilakukan KLHK sejak Januari-September 2017, luas karhutla tercatat sebesar 124.983 Ha. Angka ini jauh menurun hingga 71,5% dibandingkan tahun 2016 yaitu seluas 438.360 Ha, dan lebih signifikan lagi jika dibandingkan tahun 2015 yang mencapai angka 2,61 juta ha. 

Pasca kejadian kebakaran di tahun 2015, Pemerintah mulai mengedepankan upaya pencegahan dan melakukan early response (sebelum fase krisis). Sebelumnya, upaya yang diambil lebih fokus pada kejadian karhutla (saat fase krisis). Selain itu, keterpaduan para pihak, baik pemerintah pusat, daerah, TNI, POLRI, swasta dan masyarakat, dalam penanganan karhutla, juga turut menekan tingkat kejadian karhutla, terutama di daerah-daerah yang rawan.

"Di tingkat tapak, kunci penting keberhasilan penanganan karhutla tahun 2017 ini, tidak lepas dari sinergi dan kerjasama yang terjalin baik antara para pihak, seperti Manggala Agni KLHK, BNPB, BPBD, TNI, Polri, pemerintah daerah, pihak swasta, tokoh masyarakat, dan para pihak terkait lainnya", tutur Raffles B. Panjaitan, Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan KLHK.

Menurut Raffles, sinergitas tersebut membuahkan hasil yang nyata di lapangan.