Siaran Pers

Pulihkan Lahan, Menteri LHK Pimpin Puncak Acara GNPDAS 2019

4 Desember 2019, dibaca 215 kali.

Nomor: SP. 484/HUMAS/PP/HMS.3/12/2019

Malang, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Rabu, 4 Desember 2019. 
Puncak acara Gerakan Nasional Pemulihan Daerah Aliran Sungai (GNPDAS) tahun 2019 dilaksanakan di Desa Oro-oro Ombo, Kecamatan Batu, Kota Batu, Jawa Timur. Menteri LHK, Siti Nurbaya akan memimpin langsung puncak acara GNPDAS pada esok hari, Kamis (5/12). Mengambil tema Pulihkan Lahan Membangun Masa Depan, GNPDAS diharapkan dapat menjadi inspirasi masyarakat untuk melakukan pemulihan hutan dan lahan.

GNPDAS merupakan sebuah gerakan yang diinisiasi oleh KLHK bersama masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dalam memulihkan hutan dan lahan untuk penyelamatan sumber daya air, produktivitas lahan, perubahan iklim dan pencegahan bencana hidrometeorologi.

GNPDAS merupakan pengembangan atas agenda tahunan penanaman pohon pada kegiatan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) dengan perspektif yang lebih luas yaitu pemulihan lahan kritis di hulu DAS. Semangat GNPDAS sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo, bahwa penanganan wilayah kritis harus dilakukan secara komprehensif dengan prinsip keterpaduan pekerjaan penanaman, sipil teknis, dan teknik pembibitan, serta mengaktifkan semua unsur/elemen dan partisipasi masyarakat. Penanganan wilayah kritis harus menghasilkan perubahan, membangun kesempatan kerja dan mengatasi kemiskinan selain mengatasi permasalahan lingkungan.

Peringatan GNPDAS tahun 2019 ini berlangsung dari tanggal 4 hingga 5 Desember 2019. Desa Oro-oro Ombo dipilih sebagai lokasi puncak peringatan karena memiliki kisah sukses dalam upaya pelestarian sumber daya alam.

Wilayah ini merupakan bagian dari hulu DAS Brantas yang termasuk dalam 15 DAS Prioritas Nasional, serta berbatasan langsung dengan kawasan Hutan Lindung Panderman. Desa Oro-oro Ombo terletak pada kawasan pariwisata yang sedang berkembang serta berada di Demonstration Plot (Demplot) Usaha Pelestarian Sumberdaya Alam (UPSA) yang sedang dibangun oleh KLHK pada tahun 2019.

Di Desa Oro-oro Ombo ini KLHK bersama masyarakat membangun Demplot UPSA yang merupakan unit percontohan sistem usaha tani terpadu atau integrated farming system. Dalam Demplot UPSA, diterapkan teknik-teknik konservasi tanah untuk melakukan intensifikasi pengelolaan lahan dengan memperhatikan daya dukung lahan. 

Demplot UPSA ini dikelola oleh Kelompok Tani Hutan (KTH) Panderman pada areal seluas