Siaran Pers

Indonesia dan Uni Eropa Gelar Pekan Diplomasi Iklim

13 September 2016, dibaca 16895 kali.

Nomor : SP. 72/HUMAS/PP/HMS.3/8/2016

Jakarta, Biro Humas Kementerian LHK, Selasa 13 September 2016: Pekan Diplomasi Iklim (Climate Diplomacy Week) yang diselenggarakan oleh Uni Eropa bersama dengan Prancis, Jerman, Inggris, Denmark, Belanda dan Swedia. Pekan Diplomasi Iklim ini merupakan bentuk tindak lanjut dari kesuksesan KTT Perubahan Iklim di Paris (COP 21) dan menyambut KTT Perubahan Iklim di Marrakesh (COP 22) dan merupakan upaya untuk mempromosikan upaya-upaya memerangi perubahan iklim serta mengkomunikasikan tujuan upaya tersebut kepada masyarakat Indonesia.

Menekan bumi dari kenaikan suhu sebesar 20C, merupakan tujuan dari dibuatnya Perjanjian Paris. Hingga tahun ini, delapan negara telah meratifikasi perjanjian ini. Peran Indonesia menjadi sangat penting bagi dunia dalam menekan kenaikan suhu bumi, dengan jumlah hutan terbesar ke-2 di dunia, Indonesia menjadi negara paru-paru dunia, penghasil oksigen terbesar ke-2 dan negara yang mampu menyimpan karbon karena jumlah tutupan lahan yang besar.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya mengatakan,